Monitoring dan Distribusi Mamalia untuk Konservasi Berkelanjutan dan di Hutan Desa Jambo Papeun, Aceh Selatan

Authors

  • Rahman Abdel Rouf Yayasan Lentera Bumi Pertiwi
  • Afriza Suzaili Berutu Yayasan Lentera Bumi Pertiwi
  • Restu Aprianta Tarigan Yayasan BITRA Indonesia

Keywords:

Biodiversitas, Keanekaragaman Mamalia, Hutan Desa, Konservasi, Indeks Shannon-Wiener

Abstract

Pendahuluan/Tujuan Utama: Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas dengan tingkat keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi keanekaragaman komunitas mamalia di Kawasan Hutan Desa Jambo Papeun yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh Selatan. Metode Penelitian: Metode line transect dengan panjang 1 km digunakan, dikombinasikan dengan observasi langsung dan tidak langsung (jejak, kotoran, bekas cakaran, sarang). Kamera trap dipasang pada titik-titik potensial aktivitas satwa. Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener dan indeks kemerataan Pielou dihitung. Temuan/Hasil: Sebanyak 22 spesies mamalia dari 17 famili teridentifikasi. Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener sebesar 2,62 (keanekaragaman sedang) dengan indeks kemerataan 0,86 (kemerataan tinggi). Spesies yang paling sering teramati secara langsung adalah Kedih (Presbytis thomasi) dan secara tidak langsung adalah Orangutan Sumatera (Pongo abelii) melalui sarang. Kesimpulan: Hutan Desa Jambo Papeun memiliki keanekaragaman mamalia sedang dengan berbagai status konservasi. Namun, aktivitas pembalakan liar mengancam keberlanjutan habitat. Monitoring partisipatif yang melibatkan masyarakat lokal sangat penting untuk konservasi biodiversitas jangka panjang.

Downloads

Published

2026-07-30

Issue

Section

Articles